Komplikasi Akibat Diabetes Melitus

By | March 25, 2017

Seperti apa yang telah kami sebutkan sebelumnya pada artikel obat diabetes melitus alami terbukti ampuh, bahwa penyakit ini perlu penagangan sedini mungkin supaya bisa mencegah bertambah parahnya kondisi diabetes yang anda derita.

Dan berikut ini ada beberapa komplikasi akibat diabetes melitus yang tak terkontrol serta tidak segera di atasi dan diobati silakan di simak !!!

Komplikasi Akibat Diabetes Melitus

Komplikasi Akibat Diabetes MelitusDiabetes melitus merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleg adanya kadar gula di dalam darah terlalu tinggi bisa menyebabkan kerusakan berbagai macam organ penting di dalam tubuh sehingga penderita akan semakin berisiko menderita berbagai penyakit yang berbahaya.

Indonesia sendiri termasuk ke dalam 10 negara terbesar penderita diabetes.Pada tahun 2013, penderita diabetes di Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 8,5 juta orang dengan rentang usia 20-79 tahun (dikutip dari Federasi Diabetes Internasional), namun kurang dari 50% dari mereka yang menyadarinya.

Penyakit ini memiliki dua jenis utama yaitu diabetes tipe 1 dan diabetes jenis 2.Namun pada diabetes 1 bisa berkembang dengan cepat dalam beberapa minggu bahkan beberapa hari saja.

Sedangkan diabetes tipe 2 merupakan jenis diabetes yang mana lebih umum terjadi, yang mana sekitar 90 persen penderita diabetes di dunia mengidap diabetes tipe ini, karena banyak penderita diabetes tipe 2 yang tidak menyadari bahwa mereka mengidap diabetes selama bertahun-tahun sehingga gejalanya cenderung tidak spesifik.

Dan berikut ini ada beberapa gejala yang sering muncul dan dirasakan oleh diabetes tipe 1 serta diabetes tipe 2 diantaranya :

  • Terdapat keton dalam air seni.Keton adalah produksi sampingan dari metabolisme otot dan lemak yang terjadi ketika insulin tidak cukup.
  • Sering merasa haus.
  • Luka yang lama sembuh.
  • Sering buang air kecil terutama pada malam hari.
  • Pandangan yang kabur.
  • Sering mengalami infeksi seperti pada gusi, kulit, vagina atau saluran kemih.
  • Rasa lapar yang ekstrem.
  • Kelelahan.
  • Turunya berat badan tanpa sebab yang jelas.
  • Berkurangnya massa otot.

KOMPLIKASI AKIBAT DIABETES MELITUS

Komplikasi akibat diabetes melitus sendiri sebenarnya di bagi menjadi dua jenis yaitu : Komplikasi jangka pendek (komplikasi akut) dan komplikasi jangka panjang (kronis).

#1 Komplikasi Jangka Pendek (Akut)

Penyakid diabetes melitus diikuti dengan berbagai komplikasi, namun dalam komplikasi jangka pendek diabetes bisa menyebabkan beberapa hal seperti :

  • Ketoacidosis – Komplikasi penyakit diabetes yang terjadi saat tubuh tidak mampu lagi menggunakan glukosa/gula darah sebagai energi karena kekurangan insulin.Namun, saat sel-sel tubuh kekurangan energi, maka mereka akan menggunakan cadangan lemak sebagai energi.

Pada saat jaringan lemak terganggu, maka akan terbentuklan zat keton (racun) dalam tubuh yang mana kondisi ini akan mengakibatkan kesulitan bernafas, sakit perut yang parah dan dehidrasi.

  • Hiperglikemia (Hyperglucemia) – Atau gula darah tinggi dalam waktu yang panjang bisa menyebabkan kerusakan jaringan dan organ tubuh.Biasanya kondisi ini terjadi ketika pasien tidak mengambil tindakan untuk mengurangi level glukosa dalam darah seperti : injeksi insulin atau karena disebabkan pola makan dan hidup yang tidak berorientasi pada penanganan penyakit diabetes.

Hiperglikemia sendiri adalah salah satu kondisi yang sangat serius sehingga membutuhkan tindakan medis secepatnya supaya kondisi ini tidak menimbulkan keparahan.

  • Hipoglikemia (Hypoglycemia) – Pada beberapa kasus, penderita diabetes melakukan penanganan yang salah dan berlebihan sehingga menimbulkan level dalam darah menjadi terlalu rendah.Melewatkan jam makan dan olahraga serta mengkonsumsi obat diabetes atau melakukan injeksi insulin dapat menyebabkan hipoglikemia.

Jika selalu mengontrol level glukosa daraj dan berkonsultasikan pada dokter mengenai penanganan diabetes yang tepat supaya pasiesn tidak jatuh dalam kondisi hipoglikemia.

#2 Komplikasi Jangka Panjang

Semakin lama seseorang menderita diabetes maka akan semakin meningkatkan pula tinggi resiko komplikasi akibat problem glukosa darah ini.Penanganan yang baik bisa mencegah terjadinya komplikasi-komplikasi ini atau semakin baik pasien mengontrol level glukosa tetap normal maka semakin kecil resikonya.

Komplikasi akibat diabetes umumnya berhubungan dengan kerusakan pembuluh darah.Diabetes dalam jangka panjang bisa menyebabkan pembuluh darah menyempit dan mengurangi volume aliran darah ke berbagai bagian tubuh seperti mata, ginjal, jaringan saraf dan lainnya.

Maka akibatnya bagian-bagian tubuh tersebut akan mengalami fungsi yang serius bahkan mengancam nyawa.Dan berikut ini hal-hal yang bisa menurunkan fungsi bagian tubuh seperti :

  • Masalah Jantung – Seseorang yang berisiko tinggi mengalami diabetes maka terkena masalah jantung, peneliti mengatakan bahwa resiko serangan jantung pada penderita diabetes sama dengan orang yang pernah terkena serangan jantung sebelumnya.

Ada beberapa masalah pada jantung dan penyempitan pembuluh darah yang berhubungan dengan diabetes berupa : tekanan darah tinggi, stroke, kerusakan pembuluh arteri dan kolesterol tinggi.

  • Kerusakan Mata – Penyakit Diabetes bisa merusak pembuluh darah mata, yang mana bisa menyebabkan berbagai kondisi berupa mata katarak, kerusakan keratin, glaukoma hingga kebutaan.
  • Neuropathy – Gula yang berlebih pada tubuh bisa merusak saraf dan jaringan pembuluh di kaki dan tangan, yang mana akan menyebabkan kesemutan, mati rasa, sakit atau sensasi seperti terbakar.

Pada kondisi mati rasa yang parah, penderita diabetes bahkan tidak bisa merasakan rasa sakit jika tergores hingga akhirnya sadar saat luka tersebut melebar dan terinfeksi.

  • Masalah Pada Kulit Dan Kaki – Penderita diabetes sangat rentan terhadap masalah kaki, rusaknya jaringan saraf dan pembuluh darah akan membatasi aliran darah ke tempat tersebut.Jika luka kecil tergores pada kaki atau kulit maka akan dengan mudah berubah menjadi luka infeksi yang sangat parah.

Tanpa melakukan penangan yang serius, luka tersebut akan semakin menyebar dan merusak, yang mana pada kondisi terparah bagian tersebut harus diamputasi supaya infeksi tidak terus menyebar.

Selain beberapa komplikasi seperti di atas, penyakit-penyakit berikut ini juga bisa memiliki potensi terjadi pada penderita diabetes jangka panjang seperti :

  • Infeksi saluran kemih
  • Disfungsi ereksi
  • Infeksi kulit
  • Gagal ginjal

Maka untuk itu sebaiknya penderita diabetes melitus haruslah selalu mengontrol kadar gula darah/glukosa secara rutin, menjaga pola makan, mengatur berat badan dan melakukan cek up secara rutin.Namun pola hidup yang sehat sangat perlu untuk mencegah terjdinya komplikasi diabetes melitus seperti di atas.

Demikianlah informasi yang bisa kami sampaikan pada kesempatan kali ini mengenai komplikasi akibat diabetes melitus, semoga informasi ini bisa bermanfaat dan bisa menjawab rasa ingin tahu anda terhadap penyakit ini.Terimakasih atas kunjungannya.

Komplikasi Akibat Diabetes Melitus